banner 728x250

Bupati Ikbar Dukung Percepatan Pendataan Pekebun Kelapa Sawit di Konut

  • Bagikan
Foto bersama usai pembukaan kegiatan Percepatan Pendataan Pekebun Kelapa Sawit untuk Penerbitan Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB) dan Sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).
banner 468x60

WANGGUDU, SULTRAEKSPRES.COM – Bupati Konawe Utara (Konut), H Ikbar, secara resmi membuka kegiatan Percepatan Pendataan Pekebun Kelapa Sawit untuk Penerbitan Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB) dan Sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

Acara ini berlangsung di Aula Kantor Baperidda Kabupaten Konawe Utara, Kamis (30/7/2026). Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua DPRD Kabupaten Konut, Herman Sewani, S.H., Ketua beserta jajaran Serikat Petani Kelapa Sawit Nasional (SPKS), pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Konut, Forkopimda serta para kepala desa se-Kabupaten Konawe Utara.

Dalam sambutannya, Bupati Konut, Ikbar menegaskan bahwa pendataan pekebun sawit merupakan langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan sesuai ketentuan pemerintah, termasuk Peraturan Menteri Pertanian mengenai penyelenggaraan sertifikasi ISPO.

Menurutnya, pendataan tidak sekadar mengisi formulir administrasi, tetapi menjadi dasar penting untuk mengetahui identitas petani, lokasi kebun, luas lahan, status lahan, asal tanaman, hingga potensi produksi.

Data yang akurat akan menjadi landasan pemerintah dalam menyusun kebijakan, memberikan pembinaan, bantuan, pembiayaan, serta meningkatkan akses petani terhadap berbagai program pemerintah.

“Ke depan kita membutuhkan data yang benar-benar valid. Jangan sampai ada petani yang memiliki beberapa bidang lahan tercatat ganda, sementara petani lain justru belum terdata sama sekali. Data yang akurat akan menjadi dasar dalam memberikan perlindungan dan pemberdayaan kepada petani,” tegas Ikbar di acara itu.

Mantan Ketua DPRD Konut ini juga menyoroti pentingnya validitas data penerima bantuan pemerintah di sektor perkebunan.

Ia meminta seluruh pihak, mulai dari pemerintah desa hingga instansi terkait, memastikan data calon penerima sesuai kondisi di lapangan agar penyaluran bantuan bibit maupun program lainnya tepat sasaran dan terhindar dari penyalahgunaan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Konut, Herman Sewani, menyampaikan dukungan penuh terhadap percepatan pendataan pekebun sawit.

Menurutnya, sektor perkebunan kelapa sawit merupakan salah satu komoditas unggulan yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Politisi Partai Bulan Bintang ini berharap berbagai kendala yang dihadapi petani, termasuk persoalan status kawasan hutan, dapat menjadi perhatian bersama pemerintah tanpa menghambat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas yang sangat potensial. Karena itu, petani harus mendapatkan perhatian, pembinaan, dan kepastian agar dapat terus meningkatkan produktivitas dan taraf hidupnya,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara berharap proses pendataan STDB dan sertifikasi ISPO dapat berjalan optimal sehingga memperkuat legalitas usaha pekebun, meningkatkan daya saing hasil perkebunan, serta mendorong terwujudnya industri kelapa sawit yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.(ADV/WIN)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *