banner 728x250

Kementrian HAM Sosialisasikan Program Kampung REDAM di Konut

  • Bagikan
Foto bersama usai membuka kegiatan sosialisasi program Kampung Redam
banner 468x60

WANGGUDU, SULTRAEKSPRES.COM – Kementrian Hak Asasi Manusia (HAM) sosialisasikan Kampung REDAM di Kabupaten Konawe Utara (Konut). Sosialisasi itu dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (12/08).

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai I Anawaingguluri Kantor Bupati Konut dan diikuti Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Sulawesi Tenggara (Sultra) Daniel Rumsowek, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Konut Hj Sarlina, Asisten II Hasran Abubakar serta sejumlah Pimpinan Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutan Sekda Konut, Safruddin menegaskan, bahwa Program Kampung REDAM tidak boleh dipandang sekadar sebagai sebuah nama maupun program pemerintah, tetapi harus mampu tumbuh menjadi budaya di tengah masyarakat.

“Saya memandang Kampung REDAM bukan semata-mata sebagai sebuah nama atau program. Kampung REDAM harus menjadi sebuah budaya saling menghormati, budaya menyelesaikan masalah tanpa kekerasan, budaya menjaga persaudaraan, serta budaya menempatkan nilai-nilai kemanusiaan sebagai dasar kehidupan bermasyarakat,” ujar Safruddin.

Menurutnya, Konawe Utara merupakan rumah bersama yang harus dijaga melalui semangat kebersamaan, toleransi, persaudaraan, dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Ia berharap implementasi Program Kampung REDAM tidak berhenti pada pembentukan kelembagaan maupun kegiatan seremonial semata. Sebaliknya, manfaat program tersebut harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya berharap program ini nantinya tidak berhenti pada pembentukan kelembagaan dan kegiatan seremonial. Kita ingin melihat manfaatnya hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.

Sekda juga meminta seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, unsur keamanan, serta para pemangku kepentingan untuk memberikan dukungan secara nyata terhadap pelaksanaan Program Kampung REDAM.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar program tersebut dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Konawe Utara.

“Kolaborasi menjadi penting. Karena itu, mari kita bersama-sama mendukung program ini secara nyata demi terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, damai, saling menghormati, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,” pungkasnya.(WIN)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *