WANGGUDU, SULTRAEKSPRES.COM – Tegangan listrik di Kabupaten Konawe Utara (Konut) dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini mengalami tegangan listrik yang tidak stabil, kerusakan barang elektronik masyarakat pun banyak yang mengalami kerusakan.
Kekhawatiran orang tua terhadap kebutuhan anak-anak mereka untuk belajar di sekolah apalagi siswa yang ingin belajar di malam hari justru lebih terganggu karena tegangan listrik yang tidak stabil. Perkiraan, lampu menyala sekitar 1 menit lalu listrik menurun kemudian menyebabkan padam, hal itu terus terjadi berulang-ulang selama tiga tahun terakhir ini.
Sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara (Konut) saat ini tidak bisa di tawar, perbaikan tegangan listrik harus menjadi prioritas Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Hari ini, Rabu 20 Mei 2026, Bupati Konawe Utara, H Ikbar, menggelar rapat bersama dengan pihak PLN UP3 Kendari terkait persoalan tegangan listrik yang tidak stabil di Kabupaten Konut. Rapat tersebut berlangsung di rumah jabatan Bupati Konut.

Dalam rapat tersebut, pihak PLN Sulawesi Tenggara menyampaikan langkah penanganan sementara untuk mengatasi naik turunnya tegangan listrik yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
PLN berencana menempatkan mesin pembangkit berkapasitas 8 megawatt di PLTU Asera yang berada di Kelurahan Wanggudu.
Menurut pihak PLN, langkah tersebut dilakukan sambil menunggu penyelesaian proyek Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan. PLN menargetkan pemasangan mesin pembangkit listrik tersebut direalisasikan pada Oktober 2026.
Sementara itu, Bupati Ikbar menegaskan agar persoalan tegangan listrik di Konawe Utara segera mendapat penanganan serius. Ia bahkan meminta agar kondisi kelistrikan di wilayah tersebut sudah kembali normal sebelum peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.
“Masalah tegangan listrik ini telah banyak merugikan masyarakat, terutama kerusakan pada peralatan elektronik warga,” tegas Ikbar.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat dan seluruh pihak yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Konawe Utara Menggugat atau KRKM atas dukungan dan partisipasinya dalam membantu pemerintah menyuarakan persoalan kelistrikan di Kabupaten Konut.
Ia berharap langkah yang dilakukan bersama PLN dapat menjadi solusi awal guna menghadirkan pasokan listrik yang lebih stabil bagi masyarakat..(ADV/WIN)

















