banner 728x250

Abuhaera Buka Musrenbang di Kecamatan Langgikima 

  • Bagikan
Abuhaera Buka Musrenbang di Kecamatan Langgikima
Wakil Bupati Konawe Utara, H Abuhaera saat membawakan sambutan pada pembukaan Musrenbang di Aula Kecamatan Langgikima.
banner 468x60

WANGGUDU, Sultraekspres.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara (Konut) melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2024 di Kecamatan Langgikima. Kegiatan ini dihadiri langsung Wakil Bupati (Wabup) Konut H Abu Haera, Wakil Ketua DPRD, Kepala OPD, unsur Forkompimda, Kapolsek, Camat, Kepala Puskesmas, Pimpinan SD, serta Kepala Desa dan unsur delegasi masing-masing Desa se- Kecamatan Langgikima, Selasa (14/2/2023).

Musrenbang tingkat kecamatan adalah suatu forum musyawarah antar pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas yang tercantum dalam Daftar Usulan Rencana Kegiatan Pembangunan Desa yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah kabupaten Konawe Utara.

Dalam sambutan Wabup Konut, H Abu Haera, selain memaparkan program pemerintah daerah juga menekankan dalam proses perencaan pembangunan pemerintah desa terlebih dulu mengelompokkan kegiatan yang akan di kerjakan dengan pengunaan Dana CSR dan anggaran pemerintah.

“Kecamatan Langgikima ini merupakan kecamatan yang didiami beberapa perusahaan pertambangan dan perkebunan, tentunya ada Dana CSR dari perusahaan, inilah yang harus kita kelompokkan, infrastruktur apa yang harus dikerjakan dengan menggunakan dana CSR dan infrastruktur yang mana yang harus dikerjakan dengan anggaran pemerintah daerah dan pusat agar pelaksanaan pembangunan di Kecamatan Langgikima lebih tepat sasaran, “kata Abu Haera.

Wakil Bupati Konut, H Abu Haera, menghimbau para pengusaha lebih meningkatkan berkolaborasi dengan Pemdes dan pemerintah Kecamatan dalam pengelolaan Dana CSR guna pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Langgikima.

“Untuk Dana CSR dari perusahaan jika memungkinkan berikan juga kepada desa yang tidak berada di wilayah lingkar tambang agar penggunaan dana CSR dapat merata di Kecamatan Langgikima, sebab masyarakat yang tidak berada dilingkar tambang bisa jadi juga mempunyai lahan perkebunan dan melakukan aktifitas dalam pekebun di sekitaran wilayah pertambangan, “tegasnya.

Dikesempatan kali ini juga Abu Haera memberikan kabar yang baik bagi pemerintahan desa dengan dinaikkan gaji Kepala Desa, Aparat Desa, dan BPD.

“Tahun ini Bupati membuat kebijakan Dengan menaikan Gaji Kepala Desa, Aparat Desa, BPD dan Lembaga yang ada di Desa, Seperti gaji kepala desa dari mulanya 2 Juta menjadi 2,5 Juta sebulan serta tunjangan Kades sebesar 500 ribu rupiah perbulan nya sekdes dari 1,4 juta menjadi 2 juta 250 ribu rupiah, kaur,kasi, dan Kadus dari 1 juta menjadi 2,1 juta, RT dari 650 ribu rupiah menjadi 1 Juta, BPD dari 1,2 Juta menjadi 2 juta begitupun Gaji Wakil Ketua BPD, Sekretaris BPD, Anggota BPD yang juga ikut mengalami kenaikan, selain gaji Aparat Desa dan BPD, Operasional Lembaga Pemerintah Desa dan Lembaga Masyarakat Desa juga ikut mengalami kenaikan di tahun 2023 sala satunya Operasional PKK yang dari 12 juta menjadi 30 juta pertahun,” ucap Abu Haera. Seksualus apatinis trikotažas moterims – chalatai, liemenelės, kelnaitės, naktiniai Cherry24

Kenaikan Gaji Aparatur Desa di Konawe Utara, merupakan Bonus yang berikan Bupati untuk pemerintah Desa Yang bertujuan untuk memberikan motivasi dalam pelayanan terhadap masyarakat serta dapat lebih bersemangat dalam memajukan pembangunan di desa sesuai dengan harapan masyarakat , Sebab kepala desa merupakan perpanjangan tangan Bupati dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat,” lanjutnya

Tidak Hanya kenaikan Gaji, Pemda Konut juta akan memberikan Kendaraan Dinas untuk kepala Desa dan Kepala Sekolah di tahun 2023

“Tahun ini Pemerintah Daerah akan memberikan Kendaraan Dinas untuk kepala Desa dan Kepala Sekolah bagi yang belum dapat kendaraan Dinas, pemberian kendaraan dinas bagi kepala Desa merupakan kepedulian pemerintah daerah agar kepala desa dapat dengan muda melaksanakan urusan yang berhubungan dengan pelayanan terhadap masyarakat desa, Dengan diberikannya kendaraan untuk kepala Desa jadi tidak ada lagi alasan bagi kepada desa untuk tidak mengikuti rapat, tidak melaksanakan koordinasi ke tingkat OPD terkait urusan masyarakat Desa,” ungkap Wakil Bupati Konawe Utara. (R)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *