banner 728x250

Ram Asyur Supu Pimpin Penanaman Serentak Padi Sawah Di Desa Lamonae Utama

  • Bagikan
Ram Asyur Supu saat memimpin penanaman serentak padi sawah di Desa Lamonae Utama Kecamatan Wiwirano
banner 468x60

WANGGUDU, SULTRAEKSPRES.COM – Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe Utara, Ram Asyur Supu, didampingi Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Konawe Utara, I Made Tarubuana, memimpin kegiatan penanaman serentak padi sawah di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang berlangsung di Desa Lamonae Utama, Kecamatan Wiwirano, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program nasional percepatan tanam padi yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah.

Pada kesempatan itu, Asisten I membacakan sambutan Bupati Konawe Utara di hadapan Menteri Pertanian Republik Indonesia, H Andi Amran Sulaiman, serta Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, yang mengikuti kegiatan melalui Zoom Meeting.

Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa kegiatan hari ini merupakan bagian dari Gerakan Tanam Serentak 10.000 Hektare Padi Sawah di 17 Provinsi Lokasi Cetak Sawah Rakyat, dalam rangka percepatan peningkatan produksi padi nasional menuju swasembada pangan.

“Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung upaya pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan,” demikian disampaikan dalam sambutan Bupati.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa program ini sejalan dengan visi Bupati dan Wakil Bupati Konawe Utara periode 2025–2029, yakni menjadikan Konawe Utara sebagai rumah bersama yang semakin maju dan sejahtera.

Visi tersebut dijabarkan dalam misi ketiga, yaitu menciptakan perekonomian daerah yang produktif dan berdaya saing, khususnya melalui terwujudnya kemandirian pangan daerah.

Bupati juga menyampaikan bahwa saat ini luas sawah fungsional di Konawe Utara mencapai sekitar 1.500 hektare. Untuk meningkatkan produksi, dibutuhkan tambahan sekitar 1.000 hektare sawah aktif melalui program cetak sawah, optimalisasi, maupun rehabilitasi lahan.

“Dengan penambahan tersebut, diharapkan luas tanam dapat mencapai 2.500 hektare atau setara 5.000 hektare dalam dua musim tanam per tahun. Inilah yang terus kita kejar,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Sementara itu, laporan Kepala Dinas Pertanian yang dibacakan oleh Kepala Bidang, Sutono, menyebutkan bahwa pada tahun 2025, program Cetak Sawah Rakyat secara nasional hanya dilaksanakan di 17 provinsi.

Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi salah satu daerah penerima program dengan target seluas 6.745 hektare. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Konawe Utara memperoleh kuota target seluas 500 hektare untuk pelaksanaan program CSR tahun 2025.

Untuk mendukung percepatan tanam di lokasi CSR, pemerintah juga menyediakan sarana produksi berupa pupuk NPK sebanyak 120 ton, pupuk urea 98 ton, serta benih padi sebanyak 20 ton.

Selain itu, dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) melalui Brigade Pertanian juga disiapkan, meliputi tujuh unit traktor roda empat, 19 unit traktor roda dua, 10 unit rotavator, tiga unit combine harvester, 17 unit alkon, serta satu unit drone.

Dengan dukungan sarana dan prasarana tersebut, diharapkan pelaksanaan program cetak sawah rakyat di Konawe Utara dapat berjalan optimal dan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produksi padi serta kesejahteraan petani di daerah.(WIN)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *